@QUNUTH NAZILAH UNTUK GAZA

Oleh: Abu Hamzah al-Qomari
(Dirut majalah Qiblati dan Kinan)

Segala puji bagi Allah, shalawat dan salam atas nabi kita Muhammad SAW,beserta keluarga dan sahabatnya serta orang-orang yang mengikuti sunnah beliau hingga hari kiamat.
Amma ba’du:
Hikmah Allah SWT telah menghendaki bahwa pada zaman ini Allah SWT menjadikan Palestina sebagai duri di dalam tenggorokan orang-orang Yahudi. Tahun-tahun ini telah menetapkan bahwa orang-orang Palestina adalah sebaik-baik orang yang berdiri di hadapan orang-orang Yahudi, yang bengis dan kejam dalam memusuhi kaum muslimin. Tidak ditemukan kata kalah dan menyerah dalam kamus mereka. selanjutjutnya

Wahai saudaraku rakyat Palstina Apakah kalian telah mencium Bau surga?

Hikmah Allah SWT telah menghendaki bahwa pada zaman ini Allah SWT menjadikan Palestina sebagai duri di dalam tenggorokan orang-orang Yahudi. Tahun-tahun ini telah menetapkan bahwa orang-orang Palestina adalah sebaik-baik orang yang berdiri di hadapan orang-orang Yahudi, yang bengis dan kejam dalam memusuhi kaum muslimin. Tidak ditemukan kata kalah dan menyerah dalam kamus mereka.

Orang-orang Yahudi itu menyangka bahwa bumi Palestina seperti benua Australia yang bisa dirampas dari pribuminya. Orang-orang Yahudi menyangka bahwa Palestina seperti bumi Amerika yang orang-orang kulit putih mampu menyingkirkan suku Indian merah, penduduk aslinya. Orang-orang Yahudi menyangka bahwa bumi Palestina seperti Afrika Selatan yang bangsa pendatang mampu mengalahkan orang-orang hitam, penduduk aslinya.

Sesungguhnya bumi itu adalah bumi Palestina, bumi Isra’ Mi’raj, Baitul Maqdis, Palestina adalah tanah air para Nabi. Allah SWT telah menjadikan para penjaga untuk bumi itu orang-orang kuat yang tidak gentar dengan kematian, merekalah sebaik-baik contoh dalam pertempuran, kesabaran dan ketegaran.

Berbanggalah kalian wahai saudarakau rakyat palestina karena ALLAH telah memilih kalian untuk mati dalam keadaan syahid. kami iri kepada kalian betapa kalian telah melihat dan mencium bau surga. apalah artinya roket-roket, misil-misil, bom-bom dan seluruh perangkat tempur yahudi  itu. semuanya itu justru menghantarkan kalian kepada surgaNYa. berbanggalah, bahagialah tidak semua kami memiliki kesempatan itu. ALlah telah memuliakan kalian untuk membela islam dengan perjuangan kalian. dan ALLAh juga memuliakan kalian dengan kematian kalian. setiap tetes keringat dan darah kalian akan menyemburkan wanginya surga. Majulah terus,jangan pernah gentar, gentarkanlah musuh-musuh ALLAH itu dengan semangat juang semangat jihad kalian dan kerinduan kalian kepada kematian syahid. ALLAHUakabar!!!

Peperangan ini sesungguhnya telah memberikan banyak sekali hikmah bagi kita kaum muslimin diseluruh dunia. dengan peperangan ini kita akan tahu siapa kawan  dan siapa lawan. Peperangan ini membuat umat islam tersadar dan tersentak dari tidur panjangnya. dari kelalaiannya terhadap agamanya. tersadar akan musuh-musuh  dalam selimut yang ada disekitranya yang sesungguhnya telah siap menerkamnya. tersadar akan keterlenaaannya terhadap propaganda yahudi dan nashrani terhadap umat ISlam. propaganda yang menjauhkan umat islam dari agamanya. propaganda yang membuat banyak pemuda islam tidak bangga dengan keislamannya. Bahkan yang meneriakkan liberalisme, kesamaan semua agama. kebenaran semua agama. sesungguhnya agama yang paling benar dan Paling MULIA hanyalah ISLAM.

Sungguh benarlah firman ALLAh “DAN SELAMANYA YAHUDI DAN NASHARO TIDAK AKAN PERNAH RIDHO KEPADAMU (KAUM MUSLIMIN) SAMPAI KAMU MENGIKUTI AGAMA MEREKA”

Bangkitlah wahai seluruh kaum muslimin dan muslimat pemuda pemudi islam. Bangunlah dari tidur panjangmu, dari keterlenaanmu. Sesngguhnya mereka berani terus menerus memerangi dan melecehkan Umat islam karena mereka tahu saat ini umat islam telah hilang kemuliaannya, wibawanya, keberaniannya.

Kembalilah kepada agamamu sesungguhnya, dengan kembali kepada agamamu dengan sebenar-benarnya akan memperkuat barisan kaum muslimin, memprkuat semangat juang, kemauan, kemuliaan kita sebagai umat Islam . Allah telah membuat Kita mulia dengan Islam, dan KIta juga mati dengan Islam.

Kuatkan dan rapatkan barisan dengan ketaqwaan Kepada ALLAH Yang MAha Tinggi dan Maha Mulia.Sesungguhnya ketaqwaan akan mendatangkan pertolongan ALLAH.

Lihatlah pada sejarah peperangan pada masa kenabian Muhammad SAW. BEtapa jumlah kaum muslimin yang sedikit dan dengan peralatn perang yang terbatas mampu mengalahkan musuh yang berjumlah berkali-kali lipat dengna perlengkapan perang yang lebih hebat. Lihatlah Allah telah menurunkan bala bantuan dengan turunnya para malaikat dalam medan peperangan. Oleh Sebab apa? TAQWA…

Saudarkau bangsa palestina teruslah berjuang, HIDUP MULIA ATAU MATI SYAHID!!! Kami aka terus membantu perjuanganmu dan kobarkan semangat juang kami dengan kepahlawananmu. teruslah berjuang dengan ikhlas demi menegakkan kalimat ALLAH di muka bumi ini.

ALLAHUAKBAR..ALLAHUAKBAR…ALLAHUAKBAR
HIDUP MULIA ATAU MATI SYAHID.

Berjuanglah terus saudaraku palestina, sesungguhnya Kalian berada diatas kebenaran. BIarkan yahudi itu merasakan durimu didalam daging mereka. gentakan mereka dengan kerinduanmu akan mati syahid.

Kalian telah hidup mulia dengan Islam. Akan banyak saudar-saudara kita dari seluruh penjuru dunia yang rela membantumu dan merindukan mati dalam perjuangan membela agama ALLAH. Dan menghancurkan musuh-musuh ALLAH. ikhlaskan perjuanganmua hanya untuk ALlah itulah kunci kemenangan. tak perduli kekalahan dalam teknologi dan persenjataaan , karena itu bukanlah faktor utama kemenanganmu.
Semangat jihadmu, semangat juangmu takakan pernah padam, kobarkan Semangat saudara-2mu diseluruh dunia dengan semangat berani matimu demi membelaagama Allah…

Note : Sebaian tulisan bersumber dari Augus Hasan Bashori dalam Qunut Nazilah

Tragedi Gaza

Untukmu Palestina kami selalu menyertaimu dalam doa-doa kami dalam setiap sholat kami.

“Ya Allah, selamatkanlah saudara-saudara kami, kaum muslimin di Palestina, Iraq, Afghanistan, Checnya, dan Kasymir. Ya Allah tolonglah mereka, ya Allah keraskanlah himpitan-Mu atas orang-orang Yahudi, Nashrani, Hindu dan kaum atheis serta orang-orang yang mendukung dan membantu mereka. Ya Allah laknatlah mereka, ya Allah jadikanlah laknat-Mu atas mereka bertahun-tahun atas mereka seperti tahun-tahun Nabi Yusuf (tahun-tahun kekeringan dan kelaparan).”

[http://www.youtube.com/watch?v=4VMBAU7DgHs&feature=related]

http://www.youtube.com/watch?v=4VMBAU7DgHs&feature=related

“Ya Allah, ampunilah kami, dan orang mukmin serta mukminah, orang-orang muslim serta muslimah, persatukanlah hati-hati mereka, perbaikilah persaudaraan diantara mereka, tolonglah mereka atas musuh-Mu dan musuh mereka. Ya Allah, laknatlah orang-orang kafir ahli kitab yang menghalang-halangi dari jalan-Mu, mendustakan Rasul-Mu, serta memerangi kekasih-kekasih-Mu. Ya Allah, perselisihkan kalimat-kalimat mereka, goncangkanlah kaki-kaki mereka, turunkanlah siksamu terhadap mereka, siksaan-Mu yang tidak akan Engkau angkat dari kaum yang berbuat jahat. Dengan menyebut asma Allah yang Maha Pengasih lagi Maha penyayang, ya Allah, sesungguhnya kami memohon pertolongan kepada-Mu, kami memohon ampunan kepada-Mu, kami memuji-Mu, kami tidak mengkufuri-Mu, kami lepas dan tinggalkan orang-orang yang menentang-Mu. Dengan asma Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, ya Allah, kepada-Mulah kami menyembah, untukmulah kami shalat dan sujud, kepada-Mulah kami bersegera, dan bergegas, kami takut siksa-Mu, dan kami berharap rahmat-Mu. Sesungguhnya adzab-Mu yang keras akan mengenai orang-orang kafir.”

Coba Cari Aku

Katakan pada sikecil anda akan bersembunyi dibelakang pintu atau dibelakang sebuah perabot rumah. Minta sikecil untuk menutup mata dengan tangannya. Ketika anda bersembunyi katakan “cari ibu”. sikecil mungkin akan mendengar kemudian mencari anda.

Lakukan berulang kali tetapi sembunyi tetap di tempat yang sama. Jika sikecil semakin mahir dengan aktivitas ini, anda dapat bersembunyi ditempat lain yang tidak jauh dari tempat pertama. Lakukan terus aktivitas ini sampai sikecil bosan.

Dilain waktu minta skecil ganti bersembunyi. Katakan padanya ibu akan mencoba  mencarinya. Amati apakah sikecil bersembunyi ditempat yang sama atau dia bersembunyi ditempat lain. Bersembunyi ditempat lain yang dicarinya sendiri menunjukkan dia benar-benar mengerti permainan bersembunyi ini. Bila si kecil bersembunyi selalu ditempat yang sama, doronglah agar mencoba menemukan tempat lain utnuk bersembunyi.

Permainan dapat dilakukan pada anak yang sangat kecil sekalipun, tetapi tentu saja dengan pengawasan anda.

Aktivitas ini mengembangkan :

  • Ketrampilan mendengar dengan maksud tertentu (“cari ibu”)
  • Kemampuan utuk mendeteksi asal suara (seseorang)
  • Pemahaman tentang konsep “menghitung dari pandangan” dan “didepan mata”
  • Pemahaman lebih lanjut tentang posisi dan ruang
  • Kemandirian dan keyakinan diri.

Coba Cari Aku

Katakan pada sikecil anda akan bersembunyi dibelakang pintu atau dibelakang sebuah perabot rumah. Minta sikecil untuk menutup mata dengan tangannya. Ketika anda bersembunyi katakan “cari ibu”. sikecil mungkin akan mendengar kemudian mencari anda. Lakukan berulang kali tetapi sembunyi tetap di tempat yang sama. Jika sikecil semakin mahir dengan aktivitas ini, anda dapat bersembunyi ditempat lain yang tidak jauh dari tempat pertama. Lakukan terus aktivitas ini sampai skecil bosan.  selanjutnya…

Keluarga Merupakan Wadah Penggodokan Ketrampilan Emosional

Kehidupan keluarga merupakan  sekolah pertama kita untuk mempelajari emosi; dalam lingkungan yang akrab ini kita belajar bagamana merasakan perasaan kita sendiri dan bagaimana orang lain menanggapi perasan kita; bagaimana berpikir tentang perasaan ini dan pilihan-pilihan apa yang kita miliki untuk bereaksi; serta bagaimana membaca dan mengungkapkan perasaan, harapan dan rasa takut. Pembelajaran emosi ini bukan hanya melalui hal-hal yang diucapkan dan dilakukan oleh orang tua secara langsung kepada anak-anaknya, melainkan juga melalui contoh-contoh yang mereka berikan sewaktu menangani perasaan mereka sendiri atau perasaan yang biasa muncul antara suami istri. Ada orang tua yang berbakat sebagai guru emosi yang sangat baik , ada yang tidak.

Ada ratusan penelitian yang memperlihatkan bahwa cara orangtua memperlakukan anak-anaknya-entah dengan disiplin yang keras atau pemahaman yang empatik, entah dengan ketidak pedulian atau kehangatan, dan sebagainya – berakibat mendalam dan permanen bagi kehidupan emosional anak. Tetapi, baru belakangan ini terdapat data kuat yang memperlihatkan bahwa mempunyai oran tua yang cerdas secara emosional itu sendiri merupakan keuntungan yang besar sekali bagi seorang anak. Cara-cara yang digunakan pasangan suami istri untuk menangani perasaan-perasaan di antara mereka –selain tindakan langsung mereka pada seorang anak– memberikan pelajaran-pelajaran ampuh kepada anak-anak mereka, karena anak-anak adalah murid yang pintar, yang sangat peka terhadap transmisi emosi yang paling halus sekalipun dalam keluarga. pemelitian menunjukkan bahwa pasangan yang secara emosional lebih terampil dalam pernikahannya juga merupakan pasangan yang paling berhasil membantu anak-anaknya menghadapi perubahan emosi.

Sejumlah orang tua suka memaksa, kehilangan kesabaran mengahadapi ketidakmampuan anaknya, meninggikan suara dengan nada mencemooh atau putus asa, bahkan ada yang mencap anaknya “tolol”–pendek kata, menjadi mangsa ke arah kecendrungan-kecendrungan yang sama ke arah penghinaan dan kebencian yang menggerogoti kehidupan perkawinan. Namun orang tua lainnya bersikap sabar terhadap kesalahan yang dibuat anaknya, membantu anak mencoba sebuah permainan menurut caranya sendiri, bukannya memakasakan kehendak mereka.
pada artikel yang lain anda bisa melihat ada beberapa gaya mendidik anak yang secara emosional pada umumnya tidak efisien

Agar orangtua menjadi pelatih yang efektif dalam bidang pendidikan emosional anak ini, mereka harus mempunyai pemahaman-pemahaman yang baik tentang dasar-dasar kecerdasan emosional. Salah satu pelajaran emosi yang mendasar bagi seorang anak adalah bagaimana membedakan perasaan; seorang ayah yang tidak merasakan kesedihannya sendiri, misalnya tak mungkin menolong putranya memahami perbedaan antara sedih karena seseorang yang meninggal, sedih karena menonton film yang mengharukan, dan kesedihan yang muncul bila sesuatu yang buruk terjadi pada seseorang yang disayangi anak. Selain pembedaan ini, terdapat juga pemahaman-pemahaman yang lebih canggih, misalnya amarah seringkali dipicu oleh perasaan sakit hati.

Sewaktu anak-anak tumbuh, pelajaran-pelajaran emosi khusus yang siap mereka terima –dan mereka butuhkan –berubah-ubah, pelajaran dalam hal empati dimulai pada masa bayi- pada masa ini orangtua menyetalakan diri dengan perasaan bayinya. Meskipun beberapa ketrampilan emosional diasah dengan teman-teman selama bertahun-tahun, orangtua yang terampil secara emosional dapat sangat membantu anak dengan memberi dasar ketrampilan emosional berikut ini ; belajar bagaimana mengenali, mengelola, dan memanfaatkan perasaan-perasaan; berempati; dan menangani perasaan-perasaan yang muncul dalam hubungan-hubungan mereka.
Dampak pendidikan keluarga semacam ini terhadap anak-anak sangatlah luas. Penenlitian menunjukkan bahwa bila dibandingkan dengan orang tua yang tidak terampil menangani perasaaan, orangtua yang terampil secara emosional memiliki anak-anak yang pergaulannya lebih baik dan memperlihatkan lebih banyak kasih sayang kepada orangtuanya, serta lebih sedikit bentrok dengan orangtuanya. Selain itu anak-anak ini juga lebih trampil mengelola emosinya, lebih efektif menenangkan diri saat marah, dan tidak sering marah. Secara biologis, anak-anak juga lebih santai dan memiliki kadar hormon stress dan indikator fisiologis pembangkitan emosi yang lebih rendah. Keuntungan-keuntungan lannya bersifat sosial; anak-anak ini lebih populer dan lebih banyak disukai temannya dan oleh para gurunya dianggap anak yang lebih pandai bergaul. Orangtua dan gurunyapun menilai anak-anak ini tidak banyak mempunyai masalah tingkah laku, seperti kasar atau agresif. Terakhir, manfaat-manfaat ini bersifat kognitif. anak-anak ini dapat berkonsentrasi dengan lebih baik. Seandainya IQ nya sama, maka anak yang memiliki orang tua yang terampil sacara emosional, pada usia 5 tahunan, akan memiliki angka prestasi lebih tinggi dalam matematika dan membaca saat anak-anak tersebut mencapai usia SD (alasan kuat untuk mengajarkan ketrampilan emosional untuk mempersiapkan anak belajar maupun hidup). Oleh karena itu, keuntungan bagi anak-anak yang orangtuanya terampil secara emosional adalah serangkaian manfaat yang menakjubkan, yang mencakup seluruh spektrum kecerdasan emosional bahkan lebih.

Lantunan syahdu Murottal Anak

Bangkitkan Semangat Anak-anak Kita untuk belajar membaca, menghafal dan mendalami Al Quran, kitab suci umat Islam yang akan selalu menjadi cahaya sepanjang hidupnya, juga cahaya bagi orang-orang disekitarnya dan cahaya bagi seluruh ummat didunia.

PEMBELAJARAN YANG BERPUSAT PADA ANAK

Pembelajaran pada anak usia dini, telah menjadi permasalahan di Indonesia pada beberapa tahun terakhir ini. Hal ini disebabkan oleh pembelajaran yang dilaksanakan, cendeung berorientasi akademik yaitu pembelajaran yang lebih menekankan pada pencapaian kemampuan anak dalam membaca, menulis dan berhitung. Padahal seharusnya pembelajaran yang dilakukan pada anak usia dini tidak semata-mata untuk kemampuan calistung saja. Akan tetapi lebih diarahkan untuk mengembangkan berbagai potensi pada diri anak seperti fisik, kognitif, bahasa, dan sosio emosional. Kecendeungan tersebut disebabkan antara lain oleh pemahaman yang keliru terhadap konsep pembelejaran awal pada anak usia dini. … continue reading this entry.

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.